Jakarta (KABARIN) - Hasil evaluasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menunjukkan kualitas pelayanan publik di DKI Jakarta mengalami peningkatan pada 2025. Indeks Pelayanan Publik (IPP) tercatat mencapai 4,73, naik dibanding tahun sebelumnya yang berada di angka 4,53.
Kepala Biro Organisasi dan Reformasi Birokrasi Setda DKI Jakarta Hari Nugroho menyebut hasil ini jadi sinyal positif bahwa sistem pelayanan di Jakarta terus berkembang ke arah yang lebih baik.
“Capaian positif ini menunjukkan bahwa fondasi pelayanan publik di Jakarta sudah kuat dan terus mengalami perbaikan secara konsisten,” ujar Hari.
Ia menjelaskan selisih nilai Jakarta dengan peringkat teratas, yakni Jawa Timur, hanya terpaut tipis sebesar 0,02 poin.
Menurutnya, posisi Jakarta sebagai pusat aktivitas nasional membuat tantangan pelayanan jadi lebih kompleks dibanding daerah lain. Mulai dari jumlah layanan yang banyak, pengguna yang tinggi, hingga kebutuhan masyarakat yang beragam.
Meski begitu, capaian ini dinilai menunjukkan bahwa sistem pelayanan publik di Jakarta tetap mampu berjalan optimal di tengah tekanan tersebut.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atau Pemprov DKI juga terus membenahi sistem pelaporan dan keterbukaan informasi. Lewat sistem ini, masalah dalam layanan bisa lebih cepat terdeteksi dan ditangani secara transparan.
“Dengan sistem pelaporan yang terbuka, setiap persoalan dapat terlihat dan tercatat dengan baik. Yang terpenting adalah bagaimana respons dilakukan secara cepat dan tepat agar pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga,” tegas Hari.
Ia menambahkan bahwa peningkatan kualitas layanan bukan pekerjaan instan, melainkan proses yang butuh konsistensi jangka panjang.
“Capaian ini menjadi motivasi untuk terus menjaga konsistensi perbaikan. Fokus kami adalah memastikan setiap layanan semakin mudah diakses, responsif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Hari.
Ke depan, Pemprov DKI bakal terus mendorong inovasi layanan publik, termasuk lewat digitalisasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan sistem pengaduan masyarakat.
Hari juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam peningkatan kualitas layanan di Jakarta, mulai dari perangkat daerah hingga para pemangku kepentingan lainnya.
Sumber: ANTARA