Prabowo Ungkap Harta Koruptor Kini Bisa Dilacak dengan Teknologi

waktu baca 2 menit

Saya sedih kalau sekarang masih ada pejabat yang coba korupsi. Cepat ketahuan. Sekarang ada teknologi, ada radar, kita bisa lihat bawah tanah

Jakarta (KABARIN) - Prabowo Subianto mengingatkan para pejabat yang diduga menyembunyikan kekayaan hasil korupsi bahwa perkembangan teknologi saat ini membuat praktik tersebut semakin mudah terungkap.

Pernyataan itu disampaikan dalam pidato Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal atau KEM-PPKF RAPBN 2027 pada Rapat Paripurna Ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu.

Presiden menegaskan bahwa seluruh institusi pemerintah harus memperkuat upaya pemberantasan korupsi dan penyalahgunaan wewenang.

“Saya sedih kalau sekarang masih ada pejabat yang coba korupsi. Cepat ketahuan. Sekarang ada teknologi, ada radar, kita bisa lihat bawah tanah,” kata Prabowo.

Ia menjelaskan bahwa kemajuan teknologi pengawasan saat ini memungkinkan pemantauan yang lebih luas, termasuk penggunaan satelit untuk mengamati kondisi wilayah secara detail.

Menurutnya, teknologi tersebut bahkan dapat memetakan area hutan hingga tingkat pohon.

“Tiap pohon kita bisa foto. Jadi mau menipu bagaimanapun, akan ketemu juga,” ujarnya.

Presiden juga menyoroti adanya dugaan keterlibatan oknum aparat dalam melindungi praktik korupsi, sehingga ia menekankan pentingnya pengawasan dari berbagai pihak.

Ia mendorong masyarakat untuk aktif melaporkan dugaan pelanggaran dengan memanfaatkan teknologi sederhana seperti kamera ponsel sebagai bukti.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyampaikan langsung KEM-PPKF RAPBN 2027 di hadapan DPR RI, yang dihadiri 451 anggota dewan dan dipimpin oleh Puan Maharani.

Penyampaian ini menjadi salah satu bagian dari agenda pembahasan awal RAPBN 2027 yang menekankan arah kebijakan fiskal dan ekonomi pemerintah ke depan.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka