Bandung (KABARIN) - Perjalanan mudik yang melintasi Kota Bandung bisa menjadi momen untuk beristirahat sejenak sambil menikmati kuliner khas, seperti Mie Kocok Mang Nanang Tea yang telah berdiri lebih dari tiga dekade.
Pemilik Mie Kocok Mang Nanang Tea, Nanang Supriyatna, mengatakan usaha tersebut telah dirintis sejak 1991 dan awalnya dijalankan dengan berjualan keliling menggunakan gerobak.
“Dulu mah keliling dari Jampelah sampai Pasar Baru. Kadang ada orang kantor manggil, saya dorong lagi gerobaknya ke kantor mereka,” kata Nanang kepada ANTARA di Bandung, Sabtu (14/3).
Seiring berjalannya waktu, usaha tersebut berkembang dari berjualan keliling hingga memiliki tempat tetap yang kini dikenal luas oleh pelanggan.
Nanang mengatakan salah satu kunci usahanya tetap diminati pelanggan adalah mempertahankan resep sejak awal berdiri.
“Saya tidak pernah mengubah resep. Kalau bahan mahal ya lebih baik harga dinaikkan sedikit daripada resepnya diubah,” ujarnya.
Menurut dia, bahan yang paling dijaga kualitasnya adalah kikil sapi yang menjadi ciri khas mie kocok. Proses memasak kuah kaldu sendiri membutuhkan waktu sekitar empat jam hingga menghasilkan rasa gurih yang khas.
Dalam satu hari, gerai yang paling ramai dapat menjual sekitar 600 porsi mie kocok pada hari biasa. Jumlah tersebut dapat meningkat hingga sekitar 1.200 porsi bahkan lebih saat akhir pekan atau ketika pengunjung membludak.
Nanang mengatakan pelanggan yang datang tidak hanya berasal dari Bandung, tetapi juga dari berbagai kota di luar daerah.
“Banyak yang dari luar kota. Ada yang dari Bogor, Jakarta, bahkan Cirebon datang ke sini untuk makan mie kocok,” ujarnya.
Harga seporsi mie kocok di tempat tersebut berkisar antara Rp37.000 hingga Rp47.000 tergantung pilihan isi.
Bagi pemudik yang melintas di Bandung, warung Mie Kocok Mang Nanang dapat ditemukan di Jalan Ternate No. 2, Citarum, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung.
Tempat makan ini biasanya buka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga sekitar 17.30 WIB, sehingga dapat menjadi pilihan bagi pengendara yang ingin beristirahat sambil menikmati kuliner khas Bandung sebelum melanjutkan perjalanan.
Adapun jika hendak mampir di malam hari, Nanang mengatakan bisa datang di cabang lain yakni di Jalan Jawa No.32, Merdeka, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung. Cabang ini buka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga sekitar 22.00 WIB.
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026